Melangkah

Sejatinya semua mahluk hidup adalah bergerak, manusia diciptakan oleh Tuhan dengan dua kaki dengan tujuan agar manusia bisa bergerak melangkah mengikuti arah hidupnya, bukan menyerah begitu saja berdiam diri, melainkan bergerak melangkah menuju harapannya.
Takdir memang telah di tetapkan bukan di tawarkan kepada untuk lalu kita pilih, meskipun begitu langkah kaki kita masih bisa di tentukan arahnya,  takdir memang benar adanya tapi langkah kita tak ada yang bisa menghentikannya kecuali diri kita sendiri.

Melangkahlah kemana Hati ingin berpijak,pikiran ingin tenang Dan kaki ingin bergerak. Melangkahlah kepada hal yang membuat kita bisa mencapai kepada harapan kita, melangkahlah ke tempat baru yang belum pernah kita kunjungi Dan ingin kita ketahui untuk memperoleh apa yang kita mau entah itu sekedar pengalaman baru, pembelajaran baru,ataupun orang-orang Baru. Melangkah kepada orang yang memberikan faedah kehidupan Bagi kita atau sekedar Melangkah kecil ke teras rumah beranjak dari tempat tidur di pagi hari,  kadang disanalah kita temukan harapan-harapan baru Apabila harapan lama ternyata mengadung kecewa bahkan mengandung sedikit luka.
Melangkahlah sejauh kita bisa Karena kita belum tahu hal apa yang akan kita peroleh dari langkah kita, bisa Jadi ada Takdir indah Tuhan di langkah kita berikutnya, karena keindahan dan kebahagiaan adalah hasil akhir dan jika itu belum kita peroleh sampai dengan saat ini jadi itu bukanlah akhir dari segalanya, hanya hilangkan rasa khawatir buang rasa getir jangan banyak mikir hanya terus Melangkah sampai akhir.

Melangkahkan kaki harus di iringi dengan langkah pola pikir,  wawasan dan kebijakan dari hati kita, karena semakin jauh kita melangkah makan semakin luas tantangan kehidupan kita, semakin luas tantanganya bisa Jadi kadang semakin keras penolakan yang akan kita alami,  keberagaman berpikir,  kesedihaan untuk bertoleransi serta ketulusan untuk nemahami adalah hal sulit yang menjadi penentu sejauh mana kita bisa melangkah.

Kita boleh berlari-lari dengan kencang agar bisa melangkah dengan cepat,  tapi berjalan pelan dan melangkah landai pun tak akan merugikan kita, karena dengan berjalan pelan kita bisa mempelajari lebih dalam prosesnya, memetik hikmah dari setiap kejadiannya namun tetap berjalan sampai tujuan hingga saat sampai akhir tujuan bukan hanya hasil yang kita raih tapi juga tambahan bonus pembelajaran yang bisa kita gunakan untuk menentukan langkah berikutnya.
Ayo hati,  ayo kaki,  ayo otak,  ayo kita melangkah, kemana?!  tentu saja kemana kita mau Dan pastikan mau kita adalah menjadi yang lebih baik dari sebelumnya bukan menjadi lebih baik dari teman kita.

Komentar